Hari Remaja Internasional 2023, GEN RESIK Hadir Untuk Melakukan Aksi Peduli Mangrove!KegiatanHari Remaja Internasional 2023, GEN RESIK Hadir Untuk Melakukan Aksi Peduli Mangrove!

Hari Remaja Internasional 2023, GEN RESIK Hadir Untuk Melakukan Aksi Peduli Mangrove!

Semarang (26/08/2023) Saat ini, dunia sedang memulai transisi hijau. Pergeseran menuju dunia yang ramah lingkungan dan ramah iklim sangat penting tidak hanya untuk menanggapi krisis iklim global tetapi juga untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Edisi Hari Remaja Internasional 2023 yang berfokus pada keterampilan ramah lingkungan untuk pemuda, menyoroti inisiatif di tingkat global dan nasional, membahas peluang dan tantangan yang relevan, dan menawarkan panduan kebijakan berwawasan ke depan. Dengan demikian, Forum GenRe Indonesia menginisiasi sebuah Aksi bertajuk “GenRe Peduli Lingkungan” yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran green skills sambil menyoroti peran sentral kaum muda dalam green transition.

Melalui prioritas saat ini, Genre Jawa Tengah menginisiasi untuk peduli lingkungan dengan takjub “GEN RESIK”, nama program tersebut berasal dari bahasa Solo raya yang berarti Biar Bersih, sehingga dapat direlevansikan untuk pentingnya menjaga kebersihan, lalu untuk Urip Iku Urup memberikan penegasan bahwa sebagai generasi berencana memiliki pedoman untuk terus bermanfaat bagi orang lain.

Dilatarbelakangi pada rendahnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, maka dengan adanya takjub tersebut Genre Jawa Tengah melakukan aksi tersebut untuk bersih pantai dan penanaman mangrove. Hal ini dibuktikan dengan masih kotornya lingkungan sekitar bibir pantai di Pantai Maron Semarang, sehingga perlu adanya aksi untuk meminimalisir pencemaran lingkungan yang terus bertambah pada lokasi tersebut.

Terima kasih Genre Jawa Tengah sudah memberikan aksi bagi Pantai Maron, minimnya perhatian bagi lingkungan maron, kami turut mengapresiasi untuk aksi ini…” Ucap Komandan Watono perwakilan TNI AD pengelola Pantai Maron Penerbad Semarang.

Adapun hasil kegiatan ini diikuti oleh 50 relawan antara lain oleh Genre Jawa Tengah, BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Penerbangan Angkatan Darat Semarang, Genre Kota Semarang, Genre Kabupaten Demak, Genre Kabupaten Kendal, Genre Kabupaten Kudus, dan Genre Kota Magelang. Kegiatan tersebut dibuka oleh Ibu Eka Sulistia Ediningsih, SH selaku Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman mangrove sejumlah 75 batang bibit mangrove di sekitar jalan masuk ke pantai Maron, sembari menanam mangrove juga diberikan edukasi oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, bahwa penanaman mangrove pun juga ada beberapa hal yang harus dipahami, salah satunya melakukan penanaman pada tanah yang basah atau berlumpur dengan menggunakan bambu pendek sebagai pondasi agar berdiri. Setelah melakukan penanaman, dilakukan bersih pantai dengan mengumpulkan sampah-sampah yang berserakan di sekitar mangrove pantai Maron, dengan menyisir di sekitar lokasi penanaman mangrove karena terdapat banyak sampah bahan berbahaya seperti kaca dan paku.