Artikel Kritis: Evaluasi Program Genre jawa Tengah Membangun Masa Depan Remaja Tantangan dan Solusi
Aji Ramadhan, 02 Peserta Genre academy 2024

Program Generasi Berencana (GenRe) Jawa Tengah memiliki tujuan mulia untuk mengedukasi dan memberdayakan remaja dalam isu-isu krusial seperti kesehatan reproduksi, gizi, dan pengembangan keterampilan. Program ini diimplementasikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari modul edukasi seperti Tentang Kita dan Ini Genting, hingga konten media sosial di Instagram dan TikTok yang menampilkan edukasi remaja dengan konsep modern dan interaktif. Selain itu, program “GenRe Mengabdi” dan “Gen-resik” juga mendorong remaja terlibat dalam kegiatan sosial, seperti pembersihan lingkungan dan penanaman pohon, sebagai upaya menjaga ekosistem.
Meski memiliki dampak positif, pelaksanaan program ini masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satu masalah utama adalah koordinasi dan penyebaran informasi yang kurang matang. Informasi kegiatan sering kali disampaikan mendadak kepada para anggota, mengakibatkan rendahnya tingkat partisipasi remaja dalam kegiatan tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi yang lebih terencana dan matang sangat dibutuhkan agar program-program GenRe dapat terlaksana dengan lebih baik. Dengan menerapkan pengumuman yang lebih awal, baik melalui media sosial maupun grup internal seperti WhatsApp, keterlibatan remaja dalam program ini akan lebih maksimal.
Dalam membangun kesadaran kependudukan dan keluarga, GenRe memegang peran yang sangat penting bagi remaja. Sayangnya, peran ini masih terhambat oleh keterbatasan dalam menjangkau remaja di daerah terpencil. Pendekatan dan metode penyampaian yang digunakan juga kerap dirasa monoton dan kurang menarik. Jika ingin relevan dengan minat remaja, GenRe perlu merancang materi edukasi yang kreatif dan menggunakan pendekatan visual yang lebih menarik—seperti infografis, video interaktif, atau meme informatif—sehingga informasi dapat lebih mudah diterima. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan stakeholder yang fokus pada isu remaja juga sangat dibutuhkan agar cakupan program ini dapat diperluas.
Dari sisi kolaborasi, sinergi antara GenRe di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga nasional juga perlu ditingkatkan. Saat ini, kerja sama lintas tingkat masih belum optimal, dengan kendala pada koordinasi dan aliran informasi antar-tingkatan. Agar kolaborasi ini berjalan efektif, komunikasi sehari-hari dan rapat koordinasi rutin harus diperkuat. Selain itu, pembagian tugas dan tujuan kegiatan yang jelas akan sangat membantu kelancaran pelaksanaan program di setiap wilayah.
Secara keseluruhan, Program GenRe memiliki potensi besar dalam mengubah masa depan remaja di Jawa Tengah. Dengan mengatasi hambatan-hambatan dalam komunikasi, pendekatan penyampaian informasi, dan koordinasi antar-tingkatan, program ini dapat mencapai dampak yang lebih luas dan efektif. Bagi GenRe, penting untuk terus berinovasi dan memperkuat jaringan kerja sama agar dapat terus relevan dan signifikan dalam kehidupan remaja yang semakin dinamis.