REMAJA BANYUMAS SAMBUT INDONESIA EMAS 2045: KOLABORASI FORUM GENRE JATENG DAN BANYUMAS BERSAMA SEKRETARIS KEMENDUKBANGGAUncategorizedREMAJA BANYUMAS SAMBUT INDONESIA EMAS 2045: KOLABORASI FORUM GENRE JATENG DAN BANYUMAS BERSAMA SEKRETARIS KEMENDUKBANGGA

REMAJA BANYUMAS SAMBUT INDONESIA EMAS 2045: KOLABORASI FORUM GENRE JATENG DAN BANYUMAS BERSAMA SEKRETARIS KEMENDUKBANGGA

Banyumas, 13 Juni 2025 – Semangat mempersiapkan generasi emas 2045 menggema di Pendopo Sipanji, Banyumas, saat Forum GenRe (Generasi Berencana) Jawa Tengah bersama Forum GenRe Banyumas menggelar sarasehan penting dengan Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga),Prof. Budi Setiyono. Acara ini juga melibatkan secara aktif Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) se-Banyumas, menunjukkan komitmen kuat dalam membina remaja di daerah.

Dalam agenda Sarasehan Sesmen Kemendukbangga bersama Remaja GenRe, Prof. Budi Setiyono menegaskan bahwa cita-cita besar mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak dapat dipisahkan dari kesiapan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Beliau menekankan pentingnya bagi GenRe untuk berani merangkai mimpi, membangun visi yang kuat, dan tidak mudah menyerah.

Empat Modal Penting untuk Hidup Bahagia SejahteraProf. Budi Setiyono kemudian memaparkan empat modal krusial yang dibutuhkan untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan hidup:

1. Material Capital (Modal Materi): Ini mencakup aset berwujud seperti uang, rumah, dan kebutuhan finansial lainnya.

2. Social Capital (Modal Persaudaraan/Pertemanan): Merujuk pada jaringan hubungan, pertemanan, dan dukungan sosial yang kuat.

3. Intelektual Capital (Modal Intelektual): Kemampuan untuk memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memungkinkan seseorang mengatasi permasalahan dengan lebih efektif.

4. Spiritual Capital (Modal Spiritual):Meskipun memiliki kemampuan dan kuasa, pengakuan akan peran Tuhan Yang Maha Esa adalah yang utama.

Prof. Budi menekankan bahwa kepemilikan modal material, sosial, atau intelektual saja tidak akan menjamin kebahagiaan sejati. Beliau mencontohkan banyaknya kasus bunuh diri di kalangan orang kaya, sosialita, atau ilmuwan sebagai bukti. Oleh karena itu, ketiga modal tersebut harus dilengkapi dengan modal spiritual agar tercapai kebahagiaan lahir dan batin yang paripurna.

Di akhir sesi sarasehan, kegiatan dilanjutkan dengan implementasi modul “Membantu Remaja Berkembang”. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh PIK-R di Banyumas untuk terus berinovasi dan berkontribusi aktif dalam pembinaan remaja, demi tercapainya Indonesia Emas 2045 yang dicitakan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *